BEM STIKES Nusantara Kupang Sosialisasi PHBS di SDI Maulafa Kota Kupang

Seorang siswa SDI Maulafa Kota Kupang Tengah mempraktekkan cara cuci tangan di halaman sekolah

KUPANG – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nusantara Kupang mengadakan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SDI Maulafa Kota Kupang, Sabtu (28/7/2018) pagi.

Hal itu disampaikan Dewi Ambarwati, Ketua BEM Stikes Nusantara kepada POS-KUPANG.COM disela kegiatan. Ia menjelaskan, para mahasiswa yang berpartisipasi berjumlah sekitar 30 orang mahasiswa.

Dalam kegiatan, kata Dewi, para mahasiswa memberikan materi terkait kebersihan lingkungan dan juga kebersihan tangan. Hal itu dilaksanakan demi menjaga serta melatih para siswa untuk menerapkan pola atau cara hidup yang bersih dan sehat.

Dewi menambahkan, pihaknya memilih siswa sekolah dasar karena menurutnya jika sejak dini para siswa sudah dibekali dengan pengetahuan cara hidup bersih dan sehat maka hal itu akan menjadi fondasi bagi siswa tersebut untuk terus mempraktekkan cara atau pola hidup bersih dan sehat disepanjang hidunya, selain itu, lanjut Dewi, hal tersebut akan juga berpengaruh pada rekan-rekannya serta lingkungan tempat tinggalnya untuk hidup bersih dan sehat juga.

“Kalau untuk langkah kerja ke tingkatan sekolah yang lebih tinggi lagi pasti kami punya program kerja,” ungkap mahasiswi yang juga aktif dalam organisasi Purna Paskibraka Indonesia Kota Kupang ini.

Dirinya berharap, melalui kegiatan tersebut para siswa dapat memetik pelajaran dan menambah wawasan bagi para siswa untuk bisa menerapkan pola hidup yang bersih dan sehat dalam kehidupan kesehariannya.

“Semoga menjadi inspirasi kalau menjaga kebersihan itu penting untuk mereka semua,” katanya.

Sementara itu, Benediktus Belang Niron SS.M.Si selaku Pembantu Ketua III Bidang kemahasiswaan Stikes Nusantara Kupang mengatakan, kegiatan tersebut berangkat dari pengamalan Tri Darma Perguruan Tinggi dimana salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat. Secara teknis kegiatan merupakan satu kegiatan dari bidang pengabdian kepada masyarakat yang terdapat di struktur organisasi BEM Stikes Nusantara

Motif dari kegiatan tersebut, kata Benediktus, mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat dan mengimplementasikan kemampuan akademiknya yang telah mereka dapatkan di kampus

“Mahasiswa mampu menerapkan kemampuan teoritis yang sudah didapat di lembaga lalu aplikasi konkritnya mereka bisa praktekkan langsung. Tujuan kita biasanya membiasakan mahasiswa untuk mengerti antara hal teoritis dan hal pragmatis sehingga kecerdasan mahasiswa menjado balance (seimbang),” jelasnya

Untuk rencana kedepannya dengan melihat perkembangan dan keadaan objektif di masyarakat, lanjut Benediktus, pihaknya akan menjadwalkan beberapa agenda untuk dikerjakan bersama beberapa pihak seperti LSM dan pihal lainnya untuk menyikapi problem kesehatan pada masyarakat Kota Kupang

“Kita juga akan turun untuk melakukan penyuluhan-penyuluhan terkait HIV/AIDS, mungkin kita akan bermitra dengan beberapa LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) seperti Yayasan Tanpa Batas dan KPA untuk bisa melakukan penyuluhan secara bersama,” katanya. (*)